“Hantu Pesan Makan di Rumah Makan” Yang Tidak Bisa Di Sembunyikan Pemerintah Hongkong Dan Tidak Bisa Dibuktikan Secara Logika

"Hantu Pesan Makan di Rumah Makan" Yang Tidak Bisa Di Sembunyikan
Bandar Bola Online – “Hantu Pesan Makan di Rumah Makan” Yang Tidak Bisa Di Sembunyikan Pemerintah Hongkong Dan Tidak Bisa Dibuktikan Secara Logika.

“Hantu Pesan Makan di Rumah Makan” Yang Tidak Bisa Di Sembunyikan Pemerintah Hongkong Dan Tidak Bisa Dibuktikan Secara Logika. Rumah makan yang biasanya menjual Egg Over Rice yang biasanya ala jepang adalah makanan yang simpel penyajiannya semacam Toast Egg tart, menu tersebut tersedia dalam menu pesan antar.

Di daerah rumah makan tersebut cukup banyak kawasan pemukiman dan tidak terlalu ramai akan karyawan dan sedikit sunyi akan orang-orang yang tinggal meski lumayan banyak villa.

Sebuah kasus yang tidak pernah terjadi di dunia atau peristiwa hantu yang teramat sangat langka atau hanya ada di film-film. Sangat heboh saat ini kasus tersebut kasus “Hantu Pesan Makan”, dan pada saat ini telah di akui pemerintah Hongkong.

Pada awal mulanya adalah pada saat karyawan di rumah makan tersebut menerima telepon. Pelanggan memesan menu makanan untuk 4 orang dan ingin di antarkan ke Villa Tai Po Village House.

Tidak lama setelah menyiapkan menu yang telah di pesan, karyawan rumah makan lalu mengantar dengan sepeda motor ke alamat yang di sampaikan.

Kawasan tersebut termasuk kawasan elit dan rumah tersebut termasuk rumah besar. Sesampai di tempat tujuan pengantar tersebut lalu memencet bel sambil meneriakan orderan tersebut.

Dengan instannya pintu pun terbuka dengan celah yang sempit dan tangan sedikit menjulur keluar memberikan uang melalui celah tersebut sambil meminta pengantar itu meletakan pesannya di luar pintu.

pengantar yang di minta meletakan pesananya di depan pintu, pengantar bingung dan merasa aneh tapi karena pakenya sudah di antar dan di terima juga sudah di bayar ia pun pulang ke Rumah makan Chao.

Hingga pada saat malam rumah makan di tutup dan pemilik rumah makan tersebut menghitung total pemasukan hari ini. Tiba-tiba ia melihat setumpuk uang kertas untuk orang mati di dalam laci bersama uang-uang lainnya (dalam budaya cina, uang orang mati adalah untuk di bakar dan bukan uang asli).

Betapa mengejutkan hal ini hingga bos berpikir kasir atau karyawannya mempermainkannya, lalu ia memanggil karyawannya saat itu juga, meskipun begitu karyawannya tidak ada yang mengakui dan tidak tau pastinya apa yang terjadi.

Bos tersebut tidak tinggal diam dan merasa di permainkan itu melaporkan kasus tersebut kepihak yang berwajib.

Menurut pengakuan karyawan yang di introgasi oleh polisi bahwa jika pun ia mengambil uang itu juga tidak mungkin meletakkan uang kertas orang mati di dalam laci.

Siapapun tidak akan melakukan perbuatan aneh tersebut, katanya membela diri.Dan karena tidak ditemukan solusi kasus itu pun menjadi mengantung.

Pada keesokan harinya, pada saat malam bos rumah makan Chao kembali menghitung total pendapatannya, kembali lagi menemukan setumpuk uang kertas orang mati.

Ia pun memanggil karyawannya meminta mereka untuk mengecek orderan guna menganalisa berapa selisih yang terdapat. Dan setelah di analisa selisih tersebut ada pada pesanan dari Villa yang meminta pengantar untuk meletakan makan di depan pintu. Pengantar tersebut menceritakan tempat tersebut kepada pemilik rumah makan itu.

Bos tersebut pada saat itu sangat marah dan binggung karena tidak ada yang salah dengan karyawannya, atau pemesan yang salah.

Pada keesokan harinya seperti yang di duga sebelumnya, pada hari ketiga rumah makan Chao mendapatkan orderan dari pelanggan Villa yang sama. Bos yang mengetahui berpesan kepada karyawannya supaya dia antar sendiri.

Kali ini, yang di pesan nasi tepung daging sapi, daging panggang dan sebagainya. Setelah pesannya siap kali ini bos langsung mengantarnya sendiri dan sama seperti karyawannya untuk meletakkan makanannya di depan pintu kemudian membayarnya deengan cara menyelipkan uang melalui celah pintu.

Karena penasasran bos itu diam-diam ingin melihat kedalam orang misterius yang membayar melalui celah pintu dan yang terjadi adalah ia tidak bisa melihat dengan jelas, ia tidak perduli lagi karena merasa uang asli dalam penglihatannya sudah di terima.

Ia melihat dengan jelas uang kertas yang di bayar itu adalah uang asli, dan dia berasumsi jika karyawannya yang bermasalah bukan dari orang yang pesan dan si bos meletakan uang tersebut di saku bajunya.

Saat malam ketika rumah makan tersebut tutup, ia pun menghitung pendapatan hari itu, ketika selesai menghitung tidak ada masalah dengan uang pendapatan yang ada di laci kasir.

Sontak terkejutnya dia dan merinding ketakutan saat mengambil uang di saku bajunya ada setumpuk uang orang mati dan tidak ada sama sekali uang yang asli.

Lalu di tengah-tengah ketakutannya ia pun menghubungi kantor polisi.

Setelah mendapatkan laporannya polisi langsung segera meluncur ke TKP tapi tidak ada respon dari dalam rumah setelah di ketuk dan bel pintu juga rusak.

Karena tidak ada respon petugas langsung saja mendobrak pintu dan alangkah terkejutnya polisi-polisi itu melihat 4 sosok mayat berbaring di lantai dan di simpulkan polisi waktu kematiannya sudah beberapa hari yang lalu.

Polisi pun melakukan penyelidikan dan ketika bertanya dengan tetangga polisi di buat binggung oleh para tetangganya karena mereka berkata mendengar orang bermain mahyong dengan jelas terutama malam hari, suara kocokan keras orang sedang bermain.

Polisi kemudian melakukan otopsi dan analisis teknis, dan menyimpulkan waktu kematian sudah lebih dari satu minggu.

Peristiwa yang luar biasa ini membuat tim forensik pun tercengang, pasalnya di dalam perut si mati ditemukan makanan segar dengan waktu pencernaan tidak lebih dari 1-2 hari.

Makanan itu terdiri dari daging sapi, bihun, daging panggang, dan ini mustahil terjadi dalam sejarah otopsi forensik.

Menurut teori anatomi dan pengobatan Barat modern, makanan yang masuk ke dalam tubuh orang yang telah meninggal akan berhenti mencerna.

Tetapi menurut spektroskopi masa dan struktur komposisi dari fermentasi bakteri dan asam lambung bisa menentukan waktu asupan makanan secara tepat, dan makanan yang ditemukan di dalam perut mereka itu adalah makanan yang dipesan dari kafe Chao.

Jika hasil dari analisis teknis ini masih tidak cukup menakjubkan, bukti yang diambil polisi dari kafe Chao yakni uang kertas untuk si mati, ditemukan selain sidik jari pelayan dan bos pemilik kafe, juga ditemukan sidik jari dari dua sosok mayat si mati, tidak ada yang lain.

Fakta-fakta dan hasil penjelasan ilmiah tidak sesuai, tapi jika dikatakan tidak aneh, juga tidak bisa dibenarkan, karena ada fakta otentik tapi tidak sesuai dengan penjelasan ilmiah.

Tak lama kemudian, peristiwa itu pun diberitakan oleh berbagai media utama di Hong Kong.

Setelah berbagai media cetak memberitakan peristiwa gaib tersebut, pemerintah pun diam membisu dan mengakui peristiwa janggal tersebut secara diam-diam.

Ketika awak media meminta keterangan dari juru bicara polisi, polisi pun memberikan analisis ilmiah, dan berbekal dari hasil analisis itu, media massa pun dengan sendirinya menganalisis kasus itu sebagai kejadian supranatural.

Sementara pihak polisi hanya diam juga tidak membantahnya.

Setelah kronologisnya diberitakan, Pemerintah Hong Kong dianggap telah mengakui kasus itu sebagai kejadian supranatural.

Dan kasus itu menjadi kasus pertama dan satu-satunya kejadian supranatural yang tidak disembunyikan oleh Pemerinah Hong Kong.